02 December 2018

Kertas F4 merupakan salah satu kertas yang paling banyak digunakan di negara kita, Indonesia. Akan tetapi, ketika bekerja menggunakan Excel pilihan jenis kertas F4 tidak tersedia. Oleh karena itu, salah satu cara mengantisipasi yang umum digunakan adalah dengan menggunakan jenis kertas legal (22 cm x 36 cm). Hanya saja kelemahannya, kita direpotkan karena terus menerus mencoba secara berulang untuk menyesuaikan agar dokumen hasil cetakan/print out tidak terpotong alias terputus.


Bagi sebagian yang jarang menggunakan Excel, tentu saja tidak begitu masalah. Akan tetapi bagaimana dengan teman-teman yang sering membuat dokumen menggunakan Excel?? Tentu hal ini sangat membosankan. Sebelum mendapatkan hasil print out yang baik, maka harus mencoba mencetaknya secara berulang terlebih dahulu, kalau masih terpotong maka sesuaikan kembali lebar kolom/baris atau skala dokumen. Bosankan?? dah gitu menyita waktu dan menguras tenaga.

Untuk itu, pada kesempatan ini saya membagikan cara mudah kepada teman-teman untuk membuat ukuran kertas F4 secara permanen di Excel. Hanya saja teman-teman harus menginstal Aplikasi Foxit Reader terlebih dahulu. Aplikasi ini berguna untuk membuka dan mengedit dokumen berformat PDF. Aplikasi ini ringan kok dan teman-teman bisa mendownloadnya di internet atau bisa mendownloadnya melalui link ini. Nantinya ketika menginstal, aktifkanlah Foxit Reader PDF Printer. Apabila semuanya sudah siap, langsung saja ikuti cara-cara berikut.
  1. Bukalah aplikasi Microsoft Office Excel (pada panduan ini saya menggunakan Microsoft Office Excel 2013 tetapi untuk jenis Excel yang lain caranya sama).
  2. Perhatikan pada sisi pojok kiri atas layar utama Excel, kliklah FILE.
  3. Klik Print, lalu klik pada pilihan driver Printer, kemudian pilih Foxit Reader PDF Printer.


  4. Selanjutnya klik Printer Properties.


  5. Lalu muncul jendela Properti Foxit Reader PDF Printer. Klik tab Layout, lalu pada Unit of Metrics pilih Centimeter.


  6. Selanjutnya klik Custom Page Size.


  7. Muncul kembali sebuah jendela yaitu jendela Custom Page Size, klik Add...


  8. Lagi lagi ada sebuah jendela, ini jendela terakhir yang muncul kok. Namanya jendela add/Edit Custom Page Sizes, lalu ikuti pengaturan sesuai gambar berikut. Selanjutnya klik OK.


  9. Seterusnya klik lagi OK sebanyak 2 kali, semua jendela yang aktif di layar monitor tertutup.
  10. Nah, sekarang kertas F4 sudah tersedia dipilihan jenis kertas di Page Layout. Mari kita buktikan. Sekarang klik tombol Back di pojok kiri atas layar untuk kembali ke halaman utama Excel.
  11. Pilih tab Page Layout, lalu klik kotak kecil disisi kiri bawah menu Page Setup, kemudian perhatikan jenis kertas di Paper size. Gulir mouse sampai kebawah, jenis kertas F4 adakan??


  12. Lalu klik OK. Sekarang lembar kerja Excel siap Anda gunakan. Pengaturan ukuran jenis kertas ini sudah jadi permanen juga untuk Microsoft Office Word lho, jadi tidak perlu diatur-atur lagi. Selamat mencoba. Salam Ono Niha, Ya'ahowu.

Posted on Sunday, December 02, 2018 by Eman Mendrofa

No comments

01 December 2018

Tahukah teman-teman ada berapa jumlah baris dan kolom di setiap sheet pada lembar kerja Excel??

Disetiap sheet pada Excel ada 1.048.576 baris dan 16.384 kolom (sampai kolom XFD) atau bila dijumlahkan seluruh sel pada setiap sheet ada 17.179.869.184 (17 Myliar lebih). Itu baru satu sheet, bagaimana kalau ada beberapa sheet ya?? berapa banyak sel-nya.....?? Hitung sendiri ya.... hihihihihi


Meskipun Excel menyediakan jutaan baris, ribuan kolom atau ber-myliar sel, namun biasanya kita tidak pernah menggunakannya sampai habis. Paling kita menggunakan ribuan atau ratusan juta sel saja (hihihih banyak juga ya). Nah, sisanya gimana?? Baris, kolom atau sel yang tidak dipakai lebih baik kalau kita sembunyikan saja biar kelihatan lebih rapi.
Lalu, bagaimana caranya menyembunyikan baris, kolom atau sel di Excel?? Tenang saja teman-teman, caranya gampang kok. Berikut saya akan bagikan caranya kepada teman-teman.

Cara menyembunyikan baris di Excel
  1. Pertama-tama siapkan dulu file atau dokumen Excel yang hendak kita rapikan. Berikut contoh dokumennya.


  2. Perhatikan bahwa pada contoh dokumen di atas, yang telah digunakan hanya sampai baris ke-48. Mulai dari baris ke-49 akan kita sembunyikan.
  3. Bloklah seluruh baris ke-49 dengan mengarahkan kursor tepat di atas angka 49 (biasanya kursor berubah menjadi tanda panah kekanan).


  4. Kemudian tekan tombol atau shortcut Ctrl + Shift + Tanda Panah Bawah (Arrow Down) pada keyboard. Shortcut ini berfungsi untuk memblok baris ke-49 sampai baris-1.048.576.
  5. Kalau cara Anda sudah benar maka akan tampil seperti gambar berikut.


  6. Selanjutnya pada tab Home, dibagian menu Cells klik Format, kemudian Hide & Unhide lalu Hide Rows atau Anda bisa juga menekan tombol Ctrl + 9.


  7. Maka baris ke-49 sampai baris-1.048.576 menjadi tidak kelihatan alias tersembunyi.
  8. Jika ingin menampilkan kembali baris yang sudah disembunyikan tadi, caranya adalah blok terlebih dahulu semua baris dan kolom di Excel, dengan cara mengarahkan kursor ke pojok kiri atas label baris dan kolom, kemudian klik sekali untuk memblok semua sel pada sheet tersebut.


  9. Kemudian pada tab Home, pada menu Cells pilih Format, selanjutnya Hide & Unhide lalu Unhide Rows atau tekan tombol Ctrl + Shift + (.


    Seluruh baris yang sudah tersembunyi tadi akan tampil seperti sedia kala.
Cara menyembunyikan kolom di Excel
  1. Perhatikan kembali file atau dokumen Excel yang tadi. Kolom yang telah digunakan adalah sampai kolom-R. Berarti kita sembunyikan mulai kolom-S.
  2. Bloklah seluruh kolom-S dengan mengarahkan kursor tepat di atas huruf S (biasanya kursor berubah menjadi tanda panah kebawah).


  3. Kemudian tekan tombol atau shortcut Ctrl + Shift + Tanda Panah Kanan (Arrow Right) pada keyboard. Shortcut ini berfungsi untuk memblok kolom-S sampai kolom XFD.
  4. Selanjutnya pada tab Home, dibagian menu Cells klik Format, kemudian Hide & Unhide lalu Hide Columns atau Anda bisa juga menekan tombol Ctrl + 0. Seluruh kolom mulai kolom-S sampai kolom-XFD menjadi tersembunyi.


  5. Jika ingin menampilkan kembali kolom yang sudah disembunyikan tadi, caranya adalah blok terlebih dahulu semua baris dan kolom di Excel, dengan cara mengarahkan kursor ke pojok kiri atas label baris dan kolom, kemudian klik sekali untuk memblok semua selnya. Kemudian pada tab Home, pada menu Cells pilih Format, selanjutnya Hide & Unhide lalu Unhide Columns atau tekan tombol Ctrl + Shift + ).


  6. Seluruh kolom yang sudah tersembunyi tadi akan tampil seperti semula.
Sekian dan Selamat Mencoba. Salam Ono Niha, Ya'ahowu.

Posted on Saturday, December 01, 2018 by Eman Mendrofa

No comments

30 November 2018

Mail Merge merupakan salah satu fitur di Microsoft Office Word yang membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat, sertifikat, label, amplop) dengan isi sama tetapi penerima, alamat penerima, tanggal lahir, dll yang berbeda. Biasanya fitur mail merge lebih efektif digunakan untuk dokumen yang penerimanya dalam jumlah banyak.


Ada dua dokumen yang digunakan dalam membuat mail merge yaitu:
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya data masing-masing penerima, misalnya namanya, alamat penerima, dll. Data Source bisa dibuat melalui aplikasi Excel, Access, Outlook, dll.
  • Dokumen Master, dokumen utama yang isinya sama untuk semua penerima dan dibuat di word.

Pada umunya cara membuat mail merge mempunyai cara yang sama untuk semua jenis Microsoft Office Word. Akan tetapi jenis Microsoft Office yang saya gunakan pada tutorial ini adalah Microsoft Office Word 2013, dan Data Source-nya dibuat menggunakan Microsoft Office Excel 2013. Ada beberapa keuntungan membuat Data Source menggunakan aplikasi Excel, yaitu:
  • Lebih mudah untuk menghapus data dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data karena sudah tersusun rapi dan dibuat dalam tabel.
  • Lebih mudah menyalin atau memindahkan data ke lembar dokumen yang lain.
  • Lebih mudah mengurutkan data dan melakukan pencarian data.
  • Dan beberapa kemudahan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Untuk tutorial ini saya memanfaatkan mail merge untuk pembuatan piagam/sertifikat. Langkah-langkah membuatnya yaitu sebagai berikut.

Langkah Pertama: Membuat Data Source
Bukalah Microsoft Office Excel 2013 kemudian buatlah data berikut kemudian simpanlah ditempat/folder yang mudah Anda cari, dengan nama Data Source.xlsx atau sesuai keinginan Anda.


Langkah Kedua: Membuat Dokumen Master
Bukalah Microsoft Office Word 2013 kemudian buatlah piagam seperti tampilan berikut kemudian simpan dengan nama Dokumen Master - Piagam.docx atau sesuai keinginan Anda.


Langkah Ketiga: Menghubungkan Data Source dengan Dokumen Master
  1. Aktifkan Dokumen Master atau dokumen word yang sudah disimpan tadi (Dokumen Master - Piagam.docx). Field Data source nantinya akan kita masukkan pada isian <<NAMA>> dan <<JUARA>>.
  2. Selanjutnya pilih MAILINGS lalu pilih Start Mail Merge kemudian pilih Step-by-Step Mail Merge Wizard...


  3. Lalu muncul jendela Mail Merge disisi kanan dokumen. Pada jendela ini kita akan mengatur mail merge step by step artinya kita atur dengan beberapa langkah atau step (ada 6 step).


  4. Step 1: pada step ini kita diminta untuk menentukan jenis dokumen, pilihlah Letters kemudian klik Next: Starting document untuk melanjutkan ke step 2.


  5. Step 2: pilih Use the current document kemudian klik Next: Select recipients untuk melanjutkan ke step 3.


  6. Step 3: pilih Use an existing list kemudian klik Browse...


  7. Akan muncul jendela Select Data Source. Carilah lokasi penyimpanan file Data Source.xlsx. Kemudian pilih file tersebut lalu klik Open.


    Muncul kembali sebuah jendela yaitu jendela Select Table. Pada jendela ini kita diminta untuk menentukan lokasi Worksheet penyimpanan data source (Misalkan data source pada tutorial ini berada pada sheet1). Sehingga untuk jendela Select Table tinggal klik OK.


    Jendela terakhir muncul kembali yaitu jendela Mail Merge Recipients. Pada jendela ini Anda dapat mencentang atau hapus centang setiap kotak untuk mengontrol penerima yang akan digabungkan. Secara default, semua penerima harus dipilih. Untuk itu Anda tinggal klik OK.


    Langkah terakhir untuk step 3 yaitu klik Next: Write your letter untuk melanjutkan ke step 4.
  8. Step 4: pada step ini kita akan menentukan lokasi field mail merge. Langkah pertama bloklah field <<NAMA>> pada document, lalu pilih More items...


  9. Kemudian muncul jendela Insert Merge Field. Pilih Database Fields, lalu pada pilihan fields pilih NAMA, kemudian klik Insert selanjutnya klik Close.


    Langkah kedua, hampir sama dengan langkah pertama yaitu bloklah field <<JUARA>> pada document, lalu pilih More items... Kemudian muncul jendela Insert Merge Field. Pilih Database Fields, lalu pada pilihan fields pilih JUARA, kemudian klik Insert selanjutnya klik Close.


    Langkah terakhir untuk step 4 yaitu klik Next: Preview your letters untuk melanjutkan ke step 5.
  10. Step 5: pada dokumen akan tampil Data Source yang sudah kita tentukan tadi yaitu data field <<NAMA>> dan <<JUARA>>. Pastikan datanya sudah benar dan Anda bisa menggunakan panah gulir kiri dan kanan melihat data field yang lain.


  11. Akhiri step 5 dengan cara klik Next: Complete the merge dan akan dilanjutkan ke step 6.
  12. Step 6: merupakan step terakhir. Jika Anda tidak mau mencetak Anda tinggal menutup/close jendela mail merge tetapi jika ingin langsung mencetak kliklah Print.


  13. Akan muncul jendela baru, lalu klik OK.


    Jendela Print akan muncul. Ubah pengaturan print jika diperlukan, lalu klik OK. Piagam akan dicetak.


  14. Terakhir simpanlah dokumen. Contoh filenya bisa Anda download disini. Selamat mencoba.
Salam Ono niha, Ya'ahowu.

Posted on Friday, November 30, 2018 by Eman Mendrofa

No comments

29 November 2018



Salah satu fungsi umum atau biasa kita kenal selama ini adalah fungsi SUM. Fungsi SUM biasanya kita gunakan untuk menghitung total nilai dari beberapa sel. Sementara fungsi SUMIF adalah fungsi yang digunakan untuk menghitung total nilai dari beberapa sel berdasarkan kriteria/syarat tertentu. Apabila tidak memenuhi kriteria/syarat yang ditentukan maka akan diabaikan.
Adapun rumus umum dari fungsi SUMIF yaitu:
=SUMIF(range;criteria;[sum_range])

Keterangan:
  • range : sel yang ingin dites
  • criteria : kriteria/syarat atau teks yang menentukan sel mana yang akan di SUM
  • sum_range : sel yang akan di SUM. bila ini tidak dimasukkan,maka sel di range akan ditampilkan

Untuk lebih jelas ikutilah contoh berikut.
  1. Bukalah Microsoft Office Excel 2013. Kemudian buatlah tabel seperti di bawah ini.


  2. Pada sel E5 lakukan perkalian dengan mengetik formula =C5*D5, lalu tekan enter. Copy formula hingga sel E12.


  3. Pada sel E13 kita akan menghitung total jumlah harga barang. Ketik Formula =SUM(E5:E12), lalu enter.


  4. Pada sel E14 kita akan menghitung total jumlah harga barang dengan ketentuan totalkan jumlah harga barang yang harga satuannya lebih dari 80000 (>80000). Ketiklah Formula =SUMIF(D5:D12;">80000";E5:E12), lalu enter.


  5. Keterangan:
    • D5:D12 : range, sel yang ingin dites.
    • ">80000" : kriteria/syarat, akan dicarikan harga satuan yang lebih dari 80000 pada sel D5:D12.
    • E5:E12 : range yang akan di SUM, akan ditotalkan jumlah harga barang pada sel E5:E12 berdasarkan kriteria ">80000" sesuai dengan data yang ada di sel D5:D12.
  6. Pada sel E15 kita akan menghitung total jumlah harga barang dengan ketentuan totalkan jumlah harga barang yang harga satuannya kurang dari 80000 (<80000). Ketiklah Formula =SUMIF(D5:D12;"<80000";E5:E12), lalu enter.


  7. Lihatlah hasilnya, TOTAL (E13) = 4090000, TOTAL UNTUK HARGA >80000(E14) = 1825000, TOTAL UNTUK HARGA <80000(E15) = 2265000. Apabila nilai pada sel E14 dan E15 kita jumlahkan sama dengan nilai E13.
  8. Contoh filenya bisa Anda download disini.
  9. Selamat mencoba.
Salam Ono Niha, Ya'ahowu.

Posted on Thursday, November 29, 2018 by Eman Mendrofa

No comments

Sertifikat adalah suatu penetapan yang diberikan oleh sebuah lembaga atau organisasi profesional terhadap seseorang untuk menunjukkan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas spesifik dengan baik. Selain itu sertifikat juga bisa didapatkan bila seseorang mengikuti suatu festival, pelatihan, dan perlombaan tertentu. Sertifikat ini biasanya ditulis atau diketik dalam selembar kertas yang berisikan tulisan-tulisan dan memuat nama, jenis penghargaan serta ditandatangani oleh penyelenggara atau pihak yang berwenang.


Biasanya orang beranggapan bahwa sertifikat yang bagus dan baik dibuat melalui software desain grafis dan harus memiliki skill yang mumpuni untuk mengerjakannya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sertifikat juga bisa dibuat dengan software Microsoft Office Word? Ya benar Sertifikat juga bisa dibuat dengan menggunakan Microsoft Office Word. Pengerjaannya pun mudah karena pihak Microsoft telah menyediakan template yang bisa didownload dan bisa didesain sendiri.

Pada kesempatan ini saya akan memberikan tutorial membuat sertifikat, namun dalam tutorial ini saya menggunakan Microsoft Office Word 2013. Meskipun demikian, pada umumnya tutorial ini juga bisa dipraktekkan pada jenis Microsoft Office Word yang lain. Hanya saja syaratnya membuatnya yaitu komputer/laptop Anda harus terhubung dengan jaringan internet. Baiklah mari kita mulai, berikut langkah-langkahnya.

  1. Bukalah Microsoft Office Word 2013. Pastikan bahwa komputer/laptop Anda telah terhubung dengan jaringan internet.
  2. Kemudian pilih menu File lalu New, kemudian ketiklah Certificates lalu klik tombol search.


  3. Hasil search Anda akan ditampilkan dengan berbagai pilihan template sertifikat. Kategori template sertifikat bisa Anda lihat di sebelah kanan halaman. Silahkan pilih salah satu template sesuai keinginan Anda.


  4. Setelah diklik akan muncul jendela baru yang menampilkan sebuah perintah yaitu Create. Kalau sudah yakin maka silahkan klik Create, tetapi jika masih belum cocok dengan template yang sudah dipilih, Anda bisa mencari pilihan lain dengan cara klik tombol mundur atau maju di sisi kiri dan kanan template.


  5. Selanjutnya template yang Anda pilih akan didownload dan ditampilkan dihalaman kerja Anda. Setelah itu, lakukan pengeditan sesuai yang Anda inginkan.


  6. Salah satu hasil contoh yang sudah saya edit yaitu sebagai berikut.


  7. Jika seandainya Anda ingin menambahkan logo dalam sertifikat tersebut Anda dapat melakukannya dengan cara klik INSERT lalu pilih Pictures.


  8. Setelah diklik maka akan muncul jendela Insert Pictures, lalu cari lokasi dimana Anda menyimpan logo kemudian pilih logo tersebut, setelah itu klik Insert.


  9. Kemudian logo akan tampil dihalaman kerja Anda. Lakukan pengeditan posisi dan ukuran logo.
  10. Jika semua telah selesai dilakukan, kurang lebih hasilnya seperti berikut.


  11. Setelah itu silahkan Anda simpan dengan cara klik File, lalu Save As, kemudian pilih lokasi penyimpanan dan ketiklah nama filenya, terakhir klik OK. Contoh file bisa Anda download disini.
  12. Selamat mencoba.
Salam Ono Niha, Ya'ahowu.

Posted on Thursday, November 29, 2018 by Eman Mendrofa

No comments

28 November 2018

Setelah beberapa waktu yang lalu memosting mengenai Tutorial Membuat Menu Hyperlink Tersembunyi Menggunakan Trigger Pada Presentasi Power Point, kali ini saya menulis artikel tentang tips mengubah angka menjadi huruf (terbilang) pada excel.


Pernahkah Anda menggunakan rumus merubah angka menjadi huruf atau terbilang di excel? Atau Anda mungkin saat ini lagi mencari-cari artikel untuk mengubah angka menjadi huruf atau terbilang di excel? -siapa tahu saat ini Anda mengalami hal yang sama sudah ketik angka dan bermaksud mengubahnya menjadi terbilang dalam bentuk huruf secara cepat-. Biasanya kasus seperti ini kita temukan saat membuat kuintasi dan laporan keuangan. Namun, saat ini fungsi tersebut berguna juga bagi guru yang sedang menyusun rapor siswa.

Mengubah angka menjadi huruf atau terbilang tidak seperti rumus fungsi lainnya yang sudah kian ada di excel. Belum lagi excel bawaannya menggunakan Bahasa Inggris sementara untuk terbilang yang kita maksudkan disini menggunakan Bahasa Indonesia. Untuk itu, kita memerlukan sebuah fitur tambahan atau Add-ins. Agar Add-ins bisa berfungsi, maka terlebih dahulu Anda harus nonaktifkan security macro baru kemudian kita instal Add-ins nya. Langsung saja berikut langkah-langkahnya:

Langkah pertama, nonaktifkan security macro, dengan cara:
  1. Bukalah Microsoft Office Excel.
  2. Klik Menu atau File pada sudut kiri atas excel, lalu pilih Options.


  3. Akan muncul jendela Excel Options, klik Trust Center, kemudian klik Trust Center Settings....


  4. Akan muncul kembali sebuah jendela yaitu jendela Trust Center, klik Macro Settings lalu pilih Enable all macros.


  5. Selanjutnya klik OK sebanyak 2 kali.

Langkah kedua, menginstal Add-ins terbilang excel, dengan cara:
  1. Bukalah Browser Anda.
  2. Download file terbilang.xlam disini kemudian simpanlah di folder yang mudah Anda cari.
  3. Buka kembali Microsoft Office Excel. Lalu klik Menu atau File, lalu pilih Options.
  4. Akan muncul jendela Excel Options, kemudian klik Add-Ins, lalu klik Go....


  5. Selanjutnya muncul jendela Add-Ins, selanjutnya klik Browse....
  6. Lalu buka lokasi Anda menyimpan file terbilang.xlam tadi, kemudian pilihlah file tersebut, selanjuntya klik OK sebanyak 2 kali. Sekarang, Anda dapat mulai menggunakan fungsi tersebut.

Langkah ketiga, menggunakan rumus Terbilang untuk mengubah angka menjadi huruf, berikut panduannya:
  1. Ketikkan angka berapa saja di sebuah cell, misal A1. Kemudian, posisikan kalimat terbilangnya di B1. Sebagai contoh, Anda bisa mengetik angka 987654321 pada A1.
  2. Untuk mendapatkan hasilnya di B1, cukup ketikkan rumus =terbilang(A1) pada cell tersebut. kemudian tekan enter. Dengan cara yang sangat mudah tersebut, Anda akan memperoleh hasil berupa kalimat bilangan “Sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam ratus lima puluh empat ribu tiga ratus dua puluh satu” tanpa perlu mengetiknya secara manual.


  3. Apabila ingin menambahkan kata rupiah di belakangnya, Anda cukup melengkapi bagian rumus dengan &" rupiah", sehingga menjadi =terbilang(A1)&" rupiah".


  4. Anda juga dapat merubah bentuk huruf dari huruf kecil menjadi huruf kapital hanya dengan menambahkan kata UPPER dibagian depan, setelah tanda sama dengan. Selengkapnya menjadi =UPPER(terbilang(A1)&" rupiah").


  5. Adapula variasi penulisan lain seperti huruf kapital di setiap awal kata, dengan menambahkan kata PROPER di bagian depan rumus, Sehingga menjadi =PROPER(terbilang(A1)&" rupiah").


Demikianlah Tips Mengubah Angka Menjadi Huruf (Terbilang) Pada Excel, semoga bermanfaat. Salam Ono Niha, Ya'ahowu.

Posted on Wednesday, November 28, 2018 by Eman Mendrofa

No comments